sebuah Konsep Menarik untuk Megacities
Menghadapi Peningkatan Sosial, Ekonomi,
dan Tantangan Lingkungan.
Abstrak
migrasi besar ke daerah perkotaan menyebabkan pertumbuhan kota yang signifikan
di seluruh dunia, kota yang memiliki jumlah lebih dari 80 juta penduduk disebut MEGACITIES. Karena laju pertumbuhan penduduk yang cepat, banyak di antara kota-kota besar ini kekurangan
sebuah pendekatan struktural dalam perencanaan kota yang berkelanjutan. Isu seperti polusi dan sosial umum dan
Degradasi lingkungan adalah konsekuensinya, yang berdampak pada kesejahteraan penduduk pada umumnya
skala.
Makalah informatif ini menyarankan sebuah pendekatan baru untuk mengatasi masalah saat ini: Green City Concept. Berdasarkan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh berbagai penulis, dikatakan bahwa atap hijau,
dinding hijau, dan ruang hijau dapat menjadi solusi tepat untuk masalah lingkungan di kota-kota besar, sementara di
saat yang sama meningkatkan aspek sosial, klinis, dan psikologis yang positif bagi warga negara. Ekonomi lebih lanjut
Manfaatnya, seperti berkurangnya konsumsi energi untuk bangunan, bertambahnya umur atap, dan badai kota
perlindungan, menawarkan potensi penghematan biaya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, membuat inisiatif penghijauan lebih memungkinkan
di area pasar. Melalui pandangan menyeluruh tentang penghijauan di kota, makalah ini menyajikan beberapa
pengukuran penghijauan Penilaian atas manfaat dan penerapannya juga dilengkapi dengan
mata terus di masa depan
I. Pendahuluan
saya menghadapi populasi dunia yang semakin meningkat bersama dengan migrasi umum Kecenderungan, daerah perkotaan yang besar saat ini dihadapkan dengan masalah yang signifikan. Kota, yang melebihi jumlah delapan juta orang,
juga disebut megacity (Haas & Neumair,2013). Masalah yang harus mereka hadapi adalah
efek samping dari penyediaan habitat yang diperlukan untuk kondisi kehidupan yang layak bagi penghuninya. Dihadapkan dengan meningkatnya imigrasi gelombang dari daerah pedesaan, kebanyakan kota besar tidak mampu menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan dan
kapasitas hidup, terutama di negara berkembang. Jika kota besar tumbuh tidak terorganisir
cara, masalah lingkungan umum adalah membangkitkan yang menjadi semakin mendesak
Kota-kota ini harus menghadapi akumulasi lalu lintas, peningkatan industri, dan energi yang lebih tinggi konsumsi. Polusi adalah konsekuensinya, yang, misalnya, tercermin dalam polutan gas
di udara dan tingkat toksisitas yang lebih tinggi di Indonesia fasilitas air, seperti air tanah dan badai,
tapi juga di dekat sungai atau danau, yang melayani sebagai persediaan air minum.
Masalah lainnya adalah pemanasan perkotaan karena adanya heatreflecting dan menyerap permukaan, sehingga menghasilkan suhu yang lebih tinggi di pusat megacity. Lebih lanjut
Konsekuensi adalah masalah kebisingan, yang ditimbulkan oleh lalu lintas dan dominasi keras dan bahkan permukaan, yang lebih cenderung untuk mencerminkan suara.
Permukaan yang keras dan tidak berpori ini berada Selain itu juga bermasalah dalam menjalin hubungan dengan Badai air hujan, yang bisa menumpuk dan,
Jika terjadi presipitasi berat, berakibat pada banjir yang merusak Makanya lingkungan
degradasi dan polusi adalah sosial dan lingkungan Universitas Maastricht Jurnal Studi Keberlanjutan • 2013 • Vol. Saya, Terbitan 1 beban nomik untuk kota-kota besar. Di tangan satunya,
Hal ini menyebabkan meningkatnya tekanan kesehatan bagi warga dan indisposisi sosial dan psikologis secara umum, yang terlihat dalam bentuknya yang ekstrem
di daerah kumuh Di sisi lain, hal itu mengarah pada konsekuensi seperti konsumsi energi,
penurunan kondisi kesehatan umum warga negara, dan juga kerusakan badai, ilustrasikan secara bersamaan dimensi ekonomi untuk tidak berkelanjutan Perencanaan kota.
LAYANAN
Ada beberapa macam servis yang diberikan dari green city concept ini, seperti:
- Service provided by green roof (atap menggunakan bahan alam)
- Service provided by green wall (dinding menggunakan bahan alam)
-Service provided by green space (layanan yang disediakan pada ruang hijau)
Pada intinya semua layanan diatas memberikan dampak yang sangat baik untuk lingkungan sekitar seperti mengurangi polusi udara,menghemat biaya dalam jangka panjang, perawatan yang mudah, dibanding dengan konsep konsep bangunan lain, konsep seperti Green City inilah yang seharusnya banyak diperkotaan yang jumlah penduduknya semakin meningkat,agar penduduk juga merasa nyaman.
sumber: http://openjournals.maastrichtuniversity.nl/SustainabilityStudies/article/download/51/35
Tidak ada komentar:
Posting Komentar