KULIAH LAPANGAN / STUDI ESKURSI
TIPOLOGI ARSITEKTUR
SUMIDA RIVER PARK,JEPANG
Nama
Soeltan Ryan Ramadhan
NPM/KELAS
27316120/3TB05
DOSEN
EDY SUTOMO
PENJELASAN
Taman Sumida (隅田公園 Sumida kōen) adalah sebuah taman umum di Sumida dan Taitō, Tokyo, Jepang. Bunga Sakura dapat dilihat pada musim semi, dan Festival kembang api Sumidagawa diadakan pada bulan Juli. Terdapat sekitar 700 pohon Sakura di Taman Sumida di kedua sisi Sungai Sumida, dan ditanam oleh Tokugawa Yoshimune.
Taman Sumida sendiri terbagi menjadi dua area taman yang dipisah oleh sungai Sumida,taman pertama berada pada Sumida dan taman kedua berada pada Taito.
Pada Taman Sumida pertama pengunjung kebanyakan berasal dari umur menengah keatas karena pada area taman ini lebih diperuntukan untuk beristirahat,ngobrol dll nya, pada area ini juga terdapat banyak kuil yang diperuntukan untuk masyarakat disana untuk berdoa.
Sedangkan pada taman Sumida yang berada di Taito lebih mencerminkan seperti bagian modern dari taman pertama karena pada taman ini memiliki banyak fasilitas dan kebanyakan pengunjung pada taman di area ini adalah dari balita sampai lansia, fasilitas pada taman ini lebih banyak dibanding area yang pertama karena mungkin sasaran pengunjung disana untuk anak anak muda.
berikut fasilitas pada taman Sumida yang berada di Taito:
- sport center
- coffe shop
- lapangan baseball
- lapangan tennis
- taman bermain anak
- sumida terrace
- toilet
- perahu untuk menyebrangi sungai sumida
Tipologi Arsitektur
Tipologi
Arsitektur adalah Tipologi dalam arsitektur adalah
klasifikasi dalam arsitektur berdasar buang- bentuk, fungsi, dan langgam. Dalam
ranah desain, tipe terbentuk secara alami sebagai kesepakatan bersama oleh
warga atau komunitas, seringkali tidak diketahui lagi asal- usulnya.
Ruang terbuka hijau (RTH) adalah area
memanjang/jalur dan/atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat
terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh secara alamiah maupun yang
sengaja ditanam.
Tipologi Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah sebagai
berikut:
1. Fisik : RTH dapat dibedakan
menjadi RTH alami berupa habitat liar alami, kawasan lindung dan taman-taman
nasional serta RTH non alami atau binaan seperti taman, lapangan olahraga,
pemakaman atau jalur-jaur hijau jalan.
2. Fungsi : RTH dapat berfungsi ekologis, sosial
budaya, estetika, dan ekonomi.
3. Struktur ruang : RTH dapat mengikuti pola
ekologis (mengelompok, memanjang, tersebar), maupun pola planologis yang
mengikuti hirarki dan struktur ruang perkotaan.
4. Kepemilikan : RTH dibedakan ke dalam RTH publik dan RTH
privat.
PENERAPAN TIPOLOGI PADA SUMIDA RIVER PARK
1. Fisik
Sumida River Park dikelompokan menjadi Ruang Terbuka Hijau non alami atau binaan karena taman ini merupakan buatan manusia bukan terbuat secara alami.
2. Fungsi
berikut fungsi dari taman sumida river park:
a. Tempat berkumpul atau berkomunikasi masyarakat
b. Tempat berolahraga
c. Tempat Rekreasi
d. Tempat Berdoa
e. Tempat beristirahat
f. dll
3. Struktur Ruang
Ruang Terbuka Hijau memiliki fungsi sebagai
paru-paru kota, pengatur iklim, produsen oksigen, penyedia habitat satwa,
hingga penyerap polutan media udara, air, dan tanah. Inilah yang menjadikan
Sumida Park Distrik Sumida dan Taito sebagai RTH di masing-masing daerhanya.
4. Kepimilikan
Taman Sumida termasuk kedalam ruang terbuka hijau publik atau dibuka untuk umum.
KESIMPULAN
Sumida park terbagi menjadi dua area taman yang dipisahkan oleh sungai sumida, pada area taman yang berada diSumida merupakan design taman tradisional jepang dan diperuntukan lebih untuk masyarakat menengah keatas sedangkan pada area taman yang berada di Taito lebih memiliki design lansekap yang modern dan memiliki fasilitas yang lebih banyak dibanding yang satunya,pada area ini kebanyakan pengunjung berasal dari umur balita sampai lansia pun ada.

